pagi ini matahari berbeda, terlalu panas untuk ku peluk siang ini angin berbeda, terlalu hangat untuk ku kecup tapi mengapa dia tak pernah berbeda? tetap pada senyum yg mampu mengiris langkah dan hatiku hingga terpaksa berhenti untuk mengecupnya tapi mengapa dia tak pernah berubah? tetap pada kasihnya yg bisa membuat mata ini buta hinnga terpaksa [...]
Arsip untuk ‘puisi’ Kategori
26 Apr
untuk Ibu
nak, bangun… hari sudah pagi, mandi dulu sana… sarapan sudah ibu siapkan di atas meja.. pakaian sekolahmu sudah ibu siapkan… tradisi itu sudah berlangsung selama 16 tahun hingga aku SMA..
9 Apr
diam tidak berarti takut
kau datang dengan muka yg kusam mendekatiku dengan penuh makna kau paksa aku untuk mengakui kesalahan itu tanpa bukti yang pasti aku pun menjawab tidak tahu namun kau terus memaksaku sampai aku pun mengakuinya punyakah kau hati nurani punyakah kau rasa iba atau hatimu tertutup oleh pintu maaf untukku
11 Mar
teruntuk adekku di belitong..
dek…. hari ini kumerasa sepi lagi saat ini aku merindukan kalian mengingatkanku akan kalian di rumah.. aku mulai tidak pernah bermain dengan kalian lagi, Semenjak kalian berumur: adekku yg pertama: 8 tahun ,dan adekku yg ke dua: 6 tahun
9 Mar
Puisi cinta mahasiswa F.kep
Hari ini, ketika tubuhku pada metabolisme yang terendah Mataku berakomodasi tak percaya Benarkah yang tertangkap oleh nervus optikusku?? Nampak bayangan blurred vision, fotofobia, serta diplopia sehingga membawaku ke tahap halusinasi Dan membuat 12 saraf cranialku terganggu Taukah kau??, akulah anatomi fisiologi kehidupanmu
23 Feb
Puisi Cinta Sang Fisikawan
Archimedes dan Newton takkan mengerti Medan magnet yang berinduksi di antara kita Einstein dan Edison tak sanggup merumuskan E = mc2 Pertama kali bayanganmu jatuh tepat di fokus hatiku?
16 Feb
Jembatan Kenyataan
Hari ini, seperti juga hari kemarin Tetapi berbeda dengan dahulu Perubahan selalu ada Lambat tetapi pasti Aku mulai melakukan perubahan dan memulai sebuah langkah langkah dari perjalanan untuk menjalani kehidupan di saat aku mulai memahami tujuanku aku pergi terlalu jauh dari kenyataan







