Kalau Burung Bisa Kenapa Kita Tidak??

Filosofi kehidupan seekor burung dalam mencari makan merupakan sebuah analogi yang bersifat ilmiah dan bisa kita jadikan sebagai konsep menjalani kehidupan kita sehari-hari dalam mencari rejeki. Bagaimana burung berangkat dengan perut kosong dan kembali dengan perut terisi dan tidak hanya itu setiap pulang burung selalu membawa jatah untuk anak-anaknya.

1. Burung selalu bangun pagi

Burung tidak pernah menyia-nyiakan waktu, berangkat pagi mencari makan dan pulang petang dengan hasil yang memuaskan adalah merupakan cermin orang yang disiplin dalam memulai aktivitasnya, kalau muslim dia akan bangun subuh untuk sholat dan berdoa sebelum memulai aktivitas yang lainnya. Adapun burung hantu yang mencari makan pada malam hari adalah cerminan orang yang aktivitasnya dimulai malam hari dalam hal ini Rajin dan Disiplin adalah esensi yang dimaksud.

Burung

Manusia


2. Menghentakkan kakinya sebelum terbang

Burung menghentakkan kakinya sebelum terbang sebagai cara untuk melawan gaya gravitasi bumi adalah cermin orang yang melakukan suatu hal yang dianggap bisa melawan rasa malas dalam memulai aktivitasnya seperti mandi, jalan pagi dll.

Burung

Manusia

3. mengepakkan sayap

Burung tidak kenal lelah mengepakkan sayapnya takkala terbang adalah cermin keharusan kita untuk bekerja keras dan berusaha seoptimal mungkin dalam mencari rizki.

Burung

Manusia

4. Dalam terbang tidak takut kehabisan oksigen

Burung tidak pernah takut kehabisan oksigen ketika terbang artinya dalam mencari rizki kita jangan takut ambil resiko selama yang kita kerjakan halal, istilahnya jangan kalah sebelum perang.

Burung

Manusia

5. Terbang ketempat yang subur

Seekor burung yang cerdik dia akan terbang ketempat yang subur dalam mencari makan, ini menggambarkan bahwa kita pun harus memiliki perhitungan dan penyesuaian dalam mencari rizki, contoh sederhana kalau profesi kita seorang pedagang asongan kita harus mencari tempat dimana khalayak ramai berkumpul dalam menggelar dagangan kita, jangan dagang dikuburan!!!..hehee

Burung

Manusia

6. Yakin disitulah makanannya berada

Kalau sudah sampai disuatu tempat seekor burung yakin kalau disitulah rizkinya tentunya dengan perhitungan yang sudah matang sebelumnya seperti tartera di poin 5 diatas, ini cermin bahwa dalam ikhtiar mencari rizki kita harus optimis dan jangan setengah-setengah dan yakin bahwa Allah akan memberi kita rizki dengan usaha yang kita lakukan.

Burung

Manusia

7. Membawa pulang serta membagi hasil yang didapat

Setelah dapat apa yang dicari, seekor burung tidak mesti menikmati sendiri hasil yang didapatnya melainkan membagi apa yg ia dapat, ini merupakan contoh bahwa setelah kita mendapat hasil dari sebuah pekerjaan yang kita lakukan dianjurkan untuk sedikit berbagi kepada sesama bisa berupa sedekah, infak atau sumbangan.

burung

Manusia

Sumber: Kalau Burung Bisa Kenapa Kita Tidak??

One response to this post.

  1. subhanAllah…
    Terimakasih, telah menambah motivasi saya.^^.Saya ndak akan kalah dari burung.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: